Nice to Meet You [Private]

View previous topic View next topic Go down

Nice to Meet You [Private]

Post by Maeda Ichirou on Sat Mar 13, 2010 10:33 am

Timeline: 9 Maret 2010, setelah Nyūgaku Shiken (ujian masuk universitas) selesai
Waktu: 2.30 PM (sepulang sekolah)

======
OOC:
#Thread dibuka hanya untuk chara2 berikut:
- Shindou Toshiki
- Steve Austin
- Takahashi Stanislav
#Tujuan Thread: untuk saling mengenal & pelajaran RP pertama khususnya utk Stan & Steve >D come on guys~

======

Hari apa, sekarang? Oh, iya, hari Senin. Sudah mulai hari baru lagi, ya. Rasanya baru saja kemarin Ichi bermain-main dengan ketiga adiknya di rumah dan mengajak mereka jalan-jalan ke Mal. Sekarang Ichi harus berkutat kembali dengan urusan Ujian Akhir dan Universitas. Hari Sabtu kemarin Ichi sudah mengikuti ujian masuk Mihara Daigaku. Pengumuman kelulusan baru ada bulan depan nanti. Jadi, sekarang Ichi sedang apa di Mihara Daigaku?

Kemarin ia lupa untuk menyetor formulir pendaftaran dan batas waktu akhirnya seingat Ichi adalah besok. Uh-oh... Dari sekolah, Ichi langsung melesat ke arah Mihara Daigaku dan menyetor formulirnya ke bagian pendaftaran. Fiuh, ternyata belum terlambat. Untung saja Ichi ingat, kalau tidak batal sudah Ichi melanjutkan studi ke universitas ini.

Pemuda ini melihat ke arah jam tangannya. Pukul 14:30 siang. Dan ia merasa lapar. Di Mihara Daigaku ada kantinnya tidak, ya? Eh...tapi ia masih mengenakan seragam sekolahnya. Malu juga kalau sendirian ke kantin kampus dengan seragam SMU begini. Dan lagi, isi dompetnya belum tentu cukup untuk membeli makanan sekelas makanan kampus. Gosipnya, universitas ini makanan kantinnya cukup mahal. Tapi, Ichi bisa mampus duluan kalau tidak makan ketika ia berjalan pulang ke rumah. Di tengah jalan ada toko 24 Jam tidak, ya?

Eh, tunggu sebentar. Rasanya, ia masih punya roti melon di tasnya. Dan, benar~ Masih ada satu roti melon di sana. Lumayan banget untuk mengganjal perut Ichi yang lapar. Dan, hei, ini taman universitas ya? Kebetulan, Ichi segera mencari tempat duduk di bawah pohon rimbun untuk menikmati rotinya.

"Itadakimasu--," ucapannya terhenti ketika Ichi tak sengaja terpleset dan menjatuhkan roti melonnya ke tanah. "AAAA!! Roti melonku!!"

Sial...

Ichi mengambil roti tersebut dan mencoba untuk membersihkan debu. Uhh...bisa dimakan tidak, sih...belum lima menit jatuh, kan?
avatar
Maeda Ichirou

Age : 25
Posts : 106
Join date : 2010-03-03

View user profile http://www.plurk.com/Kunishirou

Back to top Go down

Re: Nice to Meet You [Private]

Post by Shindou Toshiki on Sat Mar 13, 2010 12:36 pm

Siang hari yang cerah, namun begitu berkebalikan dengan suasana hati sang pemuda delapan belas tahun yang sedang muram. Senin bukan waktunya Toshi piket, juga tidak ada kelas tambahan. Tidak lagi ada alasan untuknya terus-terusan berada di gedung lima lantai—plus atap deh, jadi enam—yang dikenal sebagai bagunan Nozomi Gakuen ini. Yah, peraturan klub dance yang ia ketahui sejak awal masuk sampai lengser jadi ketua memang melarang murid kelas tiga mengikuti kegiatan klub setelah pergantian ketua ke murid kelas dua. Dan bukan hanya klubnya saja, memang sekolah memiliki peraturan demikian. Terus, murid kelas tiga harus ngapain? Belajar. Kan mau masuk universitas.

Bete dong belajar terus. Lagian ujian Mihara Daigaku sudah lewat dua hari. Toshi tidak punya ujian lain yang harus diujikan, mungkin kalau ujian kelulusan sekolah dihitung. Siang hari menjelang sore yang sangat hampa...sangat...hampa... Harus kemana Toshi? Pulang? Tahu amat kalau kaa-san sudah ada di rumah jam segini. Lagian di rumah juga nggak ngapa-ngapain. Rei-chan masih harus belajar karena ujian masuk Higashi Daigaku masih dua minggu lagi. Jadilah ia melanglang buana sampai akhirnya sampai di...

Teroreett Jreeeengg...taman universitas Mihara.

Belakangan ini Toshi memang suka mampir kesini. Tamannya bagus, tidak seperti taman di sekolahnya. Katanya SMA swasta, perawatannya lebih buruk dari SMA negeri. Lelaki muda itu kemudian mencari tempat duduk di dekat-dekat deretan pohon sakura, pemandangan favoritnya di Mihara Daigaku. Senyum kelincinya mengembang. Masih mengenakan celana kotak-kotak seragam sekolahnya dengan baju atasan yang diganti kaus putih, dirogohnya tas sekolahnya dan dikeluarkannya sebuah...bento! Toshi tidak memakan habis bentonya di sekolah dan menyisakannya setengah untuk dimakan sambil ber-hanami ria di taman ini. Yah, kegiatannya semingguan ini begitu terus. Lalu menghabiskan waktu sampai sore, kemudian jalan-jalan lagi entah kemana, ke rumah Rei-chan mungkin, lalu kembali pulang. Kurang kerjaan, ya?

Ups, seseorang yang kira-kira seumuran dengannya, memakai seragam sekolah negeri, duduk di bangku panjang yang sama dengannya, mengambil roti melon dari tasnya. Lho, ada juga orang kurang kerjaan selain dia disini? Hmm, roti melonnya kelihatan enak, tapi bento buatan Rei-chan jelas lebih enak. Toshi jadi senyum-senyum sendiri.

"Itadakimasu--," ucapannya yang tiba-tiba terhenti membuat Toshi menolehkan wajahnya pada anak tadi. Lho, roti melonnya jatuh. Dengan wajah penuh duka lelaki muda itu mengambil rotinya dan membersihkannya dari debu—percuma, nak. Lama-kelamaan melihatnya Toshi jadi kasihan...

"H-hei, jangan paksakan makan roti yang sudah kotor itu, kau bisa kena diare." Toshi mengarahkan kotak bentonya pada lelaki itu. Jangan khawatir, Toshi baru makan sedikit. Masih ada setengah porsi (satu porsi untuk perempuan) nasi, kemudian setengah kurang sedikit telur rebus, dua buah sosis gurita, setengah kroket kentang dan beberapa lembar selada tempura. "Makan ini saja, aku sudah kenyang."
avatar
Shindou Toshiki

Age : 25
Posts : 59
Join date : 2010-03-08

View user profile

Back to top Go down

Re: Nice to Meet You [Private]

Post by Takahashi Stanislav on Sun Mar 14, 2010 7:07 am

“Dan, selamat datang, siang!”

Begitu gumam Stanislav setelah dia keluar dari tempat ujiannya. Capek, tegang, dan tidak sabaran bercampur aduk menjadi satu, menanti hasil ujian masuk yang menentukan masa depannya selama beberapa tahun kedepan.

Stanislav masih tidak mengerti sama sekali kenapa dia didaftarkan di Mihara Daigaku; semuanya sudah diatur begitu saja oleh ayahnya, dan dia tidak berani menentangnya, biarpun sebenarnya dia juga nggak protes. Lagipula, siapa yang mau protes dengan ayah Stanislav? Pada waktu muda dulu sampai sekarang, sering ada urban legend yang mengatakan kalau ayah Stanislav akan muncul di belakang siapapun yang menyebut namanya, lalu menyapanya pelan – pelan. Mungkin mereka salah mengiranya dengan seorang villain kecil di sebuah kartun barat, apalagi ditambah sosok ayahnya yang lumayan seram.

Dengan mengenakan turtleneck hitam dan slacks putih, dia berjalan di sekitar areal kampus, dan dia berhenti di taman universitas. Sambil berdiri, dia mengecek isi tas jinjingnya; kotak alat tulis, memo kosong, dompet, dua kotak sandwich yang sebelumnya dibelikan ibunya di toko dekat rumahnya, dan sebotol air mineral berukuran sedang.

Dia memandang sandwich di tasnya seperti orang bodoh. Sandwich tuna; itu memang kesukaannya. Sewaktu SMA dulu, setiap dia ada sisa uang, dia selalu mencoba untuk membelinya di toko di dekat rumahnya. Ibunya sih nggak begitu suka dengan sandwich tersebut, tapi dia tahu kalau Stanislav suka memakannya, sehingga, kadang – kadang dia dimanjakan dengan dibelikan sandwich tuna tersebut dalam jumlah yang lumayan banyak.

Dia mengambil satu sandwich, dan memakannya dengan lahap sambil berjalan melalui kebun sekolah. Ketika sisa sandwichnya tinggal setengah, dia mendengar sebuah obrolan di suatu arah antara dua orang lelaki yang sepertinya juga peserta ujian masuk sepertinya..

"H-hei, jangan paksakan makan roti yang sudah kotor itu, kau bisa kena diare."

Stanislav tidak tahu apa yang terjadi sebelumnya, tapi dia bisa mengira – ngira. Masih ada tiga sandwich di tasnya, sedangkan dia baru memakan satu. Sambil mencoba mengeluarkan sandwich di tasnya, dia berjalan menuju arah orang itu.

"Makan ini saja, aku sudah kenyang." Kata salah seorang dari mereka. Langkah Stanislav sempat terhenti dan berpikir kalau dia sudah tidak perlu ditolong lagi. Tetapi, setelah berpikir sebentar, dia memutuskan untuk menolongnya saja; toh, tak ada ruginya.

“Hei, ini jelas tidak bisa membuatmu kenyang, tapi makanlah.” Katanya sambil menjulurkan satu sandwich tuna yang dia keluarkan bersama plastik pembungkusnya.

Sandwich itu kelihatannya enak; dengan tuna dan keju di tengahnya. Sementara, di lapisan tepat di bawah rotinya, ada tomat , bawang, dan daun selada yang diselimuti mayones.
Memang sebenarnya enak, tapi dia tidak begitu merasa rugi memberikannya kepada orang lain.


Last edited by Takahashi Stanislav on Sun Mar 14, 2010 7:10 am; edited 1 time in total (Reason for editing : Ada kesalahan copy-paste, sehingga ada dua paragraf yang isinya sama persis.)
avatar
Takahashi Stanislav

Age : 27
Posts : 17
Join date : 2010-03-08

View user profile

Back to top Go down

Re: Nice to Meet You [Private]

Post by Maeda Ichirou on Thu Mar 18, 2010 12:40 pm

Belum selang 5 menit, Ichi sangat yakin kalau roti ini tidak apa-apa. Debu yang menempel tidak terlalu banyak, kok. Ehm, ralat, mungkin memang terlihat banyak, tetapi sudah bisa Ichi singkirkan dari permukaan roti. Makan, tidak ya? Kalau makan, kemungkinan Ichi mendapat sakit perut karena bakteri yang keburu menempel di sana. Tapi kalau tidak makan, Ichi bakal sempoyongan berjalan pulang ke rumah. Jarak Mihara Daigaku dengan rumahnya tidak main-main, sobat.

"H-hei, jangan paksakan makan roti yang sudah kotor itu, kau bisa kena diare."

Huh?

"Makan ini saja, aku sudah kenyang."

Heh? Hah? Ada seorang pemuda yang mengenakan baju biasa---sepertinya bukan seragam sekolah maupun seragam universitas---menyodorkan kotak bentonya. Sedikit nasi dengan telur rebus, dua buah sosis gurita, setengah kroket kentang dan beberapa lembar selada tempura. Terlihat enak.

Tapi, tunggu dulu, kenapa pemuda ini mau repot-repot memberikan bekal makannya? Dia juga sedang makan, kan?

“Hei, ini jelas tidak bisa membuatmu kenyang, tapi makanlah.”

Hoh? Ada tawaran makanan lagi dari seorang pemuda yang kali ini bertubuh cukup besar. Seperti atlit saja, dan Ichi cukup yakin kalau pemuda berwajah asing ini bukan anak sekolahan juga karena pakaian yang ia kenakan.

Tunggu...apa kedua pemuda ini adalah mahasiswa dari Mihara Daigaku? Pertanyaan selanjutnya yang masih belum terjawab, kenapa mereka berdua baik sekali mau memberikan bekal makannya pada Ichi. Entah Ichi harus terharu atau curiga jangan-jangan di balik makanan itu terdapat racun atau sesuatu hingga membuat Ichi malah jadi sakit perut beneran...

"Eto..." Ichi menggaruk kepalanya, bingung, "Tidak apa-apa, kok. Aku makan roti melonku saja, kalian berdua sedang makan, kan? Nanti tidak kenyang, lho, kalau dibagi kepadaku."
avatar
Maeda Ichirou

Age : 25
Posts : 106
Join date : 2010-03-03

View user profile http://www.plurk.com/Kunishirou

Back to top Go down

Re: Nice to Meet You [Private]

Post by Shindou Toshiki on Thu Mar 25, 2010 7:11 pm

“Hei, ini jelas tidak bisa membuatmu kenyang, tapi makanlah.”

Huh?

Seseorang dengan wajah setengah bule datang menghampiri dan berniat membagi makanannya juga. Hmm...beruntung sekali saat rotinya jatuh ada beberapa orang membawa makanan di sekitarnya, kalau tidak bisa-bisa ia menderita kelaparan. Tapi herannya, lelaki itu malah menolak halus kedua pemberian yang dianugerahkan Tuhan untuknya dan memilih untuk tetap memakan rotinya yang hanya dibersihkan dengan tangan. Hiiiyy...kan banyak kumannya...

"Sudahlah, jangan memaksa. Kau bisa cacingan kalau makan makanan yang sudah jatuh ke tanah!" Toshi kembali menerangkan dengan muka sedikit annoying. Oh, maafkan, mukanya memang begini sejak lahir hehehe. Makanya first impression orang padanya seringkali jelek, karena raut wajahnya yang seperti patung totem kalau sedang diam dan terlihat devilish saat sedang usil. Padahal maksudnya baik lho. "Seriusan, lebih baik kau makan bentoku atau ambil sandwichnya."

Tapi ya terserah kau sih, kalau tetap mau makan itu ya nggak apa-apa, tapi kau bisa masuk rumah sakit.

"Hei, kau, duduk sini. Kursinya masih cukup untuk seorang lagi." Toshi bergeser ke pinggir kursinya, menyisakan sedikit ruang untuk si bule duduk di antara Toshi dan lelaki roti melon. Wow, makan siang yang sangat ramai. Tumben-tumbennya ia duduk dengan beberapa orang dalam satu kursi. Taman ini memang indah, tidak heran kalau banyak penduduk umum yang sering jalan-jalan kemari.

"Oh ya, maaf tidak sopan." Yap, ia baru ingat seharusnya ia memperkenalkan diri. "Aku Shindou Toshiki, panggil saja Toshi. Kelas 3 SMU Nozomi dan kemarin Sabtu baru ikut ujian masuk universitas ini. Kalian? Mahasiswa sini atau iseng main saja?"

Mohon maaf ya, calon teman baru. Toshi memang sok akrab.
avatar
Shindou Toshiki

Age : 25
Posts : 59
Join date : 2010-03-08

View user profile

Back to top Go down

Re: Nice to Meet You [Private]

Post by Sponsored content


Sponsored content


Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum